[KulinerJogja] aSaGaYa

Tanggal satu Juli, artinya hari ini umur saya tepat sekian tahun lebih 11 bulan..Huhuu nggak krasa. Rasanya baru kemaren saya melewati umur saya yang twenty-something itu. Udah ah, saya nggak mau ngomongin umur. Saya mau ngomongin makanan (lagi) aja. Kali ini makanan di Asagaya yang saya coba bareng 2 sohib saya Sha dan Ana Maria di hari dimana saya tepat berumur twenty-something itu.

Asagaya ini adalah salah satu tempat makan Japanese food di Jogja. Lokasinya di jalan Kaliurang km 5 (selatan ring road). Dulu tahu tempat ini gara-gara  dapet brosur soft openingnya pas main ke acara Korean Days di UGM. Tapi pas kami dateng ini mah udah jauuh berbulan-bulan setelah soft openingnya.

Tempatnya nggak begitu luas tapi nuansa jepangnya cukup terasa. Dari luar akan terlihat dinding Asagaya yang dibuat dari susunan bambu dengan beberapa lampion merah bergelantungan. Ruangan di dalemnya cukup nyaman. Beberapa hiasan dinding yang ada cukup menambah atmosfer Jepangnya. Saat kami datang sekitar jam 12 siang ruangannya masih sepi, kami lalu memilih duduk di kursi panjang berbulu *suwer deh ada bulu-bulunya gitu* dengan meja kayu panjang, dekat dengan sushi bar. Iya asiknya di sini ada sushi bar gitu, jadi bisa duduk sambil menghadap koki yang lagi bikin sushi. Tapi kalau dateng rame-rame sih enaknya duduk di kursi yang berhadapanan dong ya?

Di Asagaya menunya sangat beragam. Tentunya ada Sushi, Ramen, Udon dan Bento. Ada juga menu Japan rice seperti Onigiri dan Omurice serta masih banyak menuyang lain.  Saya coba-coba pesen sushi dan dari sekian banyak macemnya (fresh salmon, tuna, tempura, beef, karage) saya pilih Beef Teri Roll. Sementara Sha dan Ana Maria memilih untuk makan ramen.

Beef Teri Roll

Dan Beef Teri roll ini enaaak!! isiannya beef dan sayuran(selada dan timun) disajikan dengan pelengkapnya yaitu wasabi, gari, dan soyu(kecap jepang). Wasabi ini adalah si ijo-ijo pemberi rasa pedas tapi nggak setaraf sambal karena pedas wasabi ada pada aromanya. Wasabi juga berfungsi untuk membunuh bakteri yang ada pada ikan mentah, jadi kalau makan sushi dengan ikan mentah atau sashimi, baiknya memang dicelup ke wasabi yang sudah di campur soyu. Selain wasabi, gari juga merupakan pelengkap yang umum disajikan bareng sushi. Gari ini adalah jahe merah fungsinya buat menetralkan lidah. Kalau kita makan sushi set yang terdiri dari beragam jenis misalnya, kita bisa menetralkan lidah dengan gari sehingga bisa merasakan rasa tiap sushi tanpa kecampur-campur rasa potongan sushi lain yang kita makan sebelumnya. Tapi kalau lidah saya malah nggak cocok dengan wasabi atau gari, rasanya aneh. Jadi Beef Teri Roll ini saya makan dengan soyu saja. Beefnya nggak alot dan yang paling saya suka dari menu ini adalah nasinya yang lengketnya pas *halah!* mungkin emang Japan rice *mungkin*. Harga sushi Asagaya mulai 25k, bisa juga kalau mau dikombinasi, perpotong mulai 5k-10k. Ada juga sushi set (sushi for party) 80k buat 3 orang dan 150k buat 5orang.

Selanjutnya adalah ramen pesanan Sha dan Ana Maria, berhubung saya nggak bisa njelasin gimana rasanya jadi kali ini biar fotonya yang njelasin. Harga ramen Asagaya rata-rata 20k.

Karaimiso Ramen

Chicken Ramen

Buat yang cari japanese food di Jogja yang cukup lengkap, Asagaya boleh jadi salah satu alternatifnya. Btw judul itu bukan maksud saya ngalay dengan tulisan besar kecil, tapi karena emang dibannernya tulisannya begitu hehe..

Oyaa nggak lupa..Thanks buat Sha dan Ana Maria^^

 

.:: Sayonara

 

10 comments

      1. Eehh teteh mah urang Sunda asli Non…hehe
        Cumaaaa kemarin waktu pulang ke Indo, teteh jalan2 sama ibu ke Jogja, sekalian kopdaran🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s