Pantai (kembali)

Ini kali kedua saya jalan-jalan ke jajaran Pantai di Wonosari, kali ini bareng temen-temen Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni Karawitan dalam rangka refreshing setelah menyelenggarakan pergelaran sendratari Romo Parasu.

Rencananya kami bakal ke Sadranan tapi sebelumnya mampir dulu buat sarapan di Pantai Baron. Seperti yang sudah pernah saya ceritakan di sini pantai Baron termasuk deretan pantai terkenal seperti halnya pantai Kukup, Krakal dan Sundak. Namun pasir pantai Baron nggak seperti pasir pantai Wonosari lainnya yang biasanya berwarna kuning gading. Pasir Baron cenderung lebih gelap. Namun itu nggak mengurangi pesona Baron sebagai pantai wisata yang indah.

Selain sebagai pantai wisata, Baron juga merupakan tempat nelayan mencari hasil laut jadi di sini banyak perahu dan banyak warung seafood.

Pantai Baron

Pantai Baron

Pantai Baron menjadi khas karena di sini ada hilir sungai yang bermuara ke laut. Jadi ada semacam pertemuan air tawar dan air laut *apa sih namanya..air payau?*  Hilir sungainya ada di dekat dinding karang yang memagari pantai Baron di sebelah barat.

Air Payau Pantai Baron

Setelah kenyang sarapan di Baron, kami cuss ke pantai Sadranan tapiii tak dinyana Sadranan hari itu ramai banget. Ternyata lagi ada kegiatan Nyadran. Nyadran(sedekah laut) biasanya cuma diadakan beberapa kali dalam setahun, tapi kok ya kebetulan kami datangnya pas sedang ada Nyadran padahal kami ke Sadranan kan nyari kesan Privat Beach-nya. Alhasil sembari menunggu pantai sadranan sepi kami singgah di pantai terdekat yaitu Pantai Sundak .

Pantai ini juga favorit wisatawan. Khas pantai Sundak adalah adanya dataran karang yang membentang antara pasir dan air laut. Bisa lihat ombak pecah di kejauhan. Dataran karangnya ditumbuhi rumput/lumut. Kalau nggak ada lumutnya karang-karang ini sebetulnya sakit kalau diinjak, tapi kalau ada lumutnya licin juga sih suka bikin kepleset *Dilema dimana-mana :-p*

Pantai Sundak

Pantai Sundak

Di dataran karang ini seru banget buat main-main, kalau-kalau mau cari ikan kecil atau umang lucu juga bisa karena terlihat jelas dari atas air.

Pantai Sundak

Semua terlihat jelas dari atas air

Dataran karang pantai Sundak
*seperti melihat kepulauan dari atas^^*

Karang yang memagari pantai Sundak

Setelah beberapa jam di Pantai Sundak kami memutuskan kembali ke Sadranan lagi *pokoknya musti ke sadranan!😀*. Beruntung acara Nyadran sudah selesai dan Sadranan pun kembali menjadi pantai yang sepi, tapi jadi ada sedikit sampah sisa nyadran.

Pantai Sadranan tercinta! xixixi..

*Foto di postingan ini dari koleksi pribadi, hasil jepretan kami^^*

.:: Auf Wiedersehen🙂

5 comments

    1. Saya nggak bawa apa2, Mas Wahyu..di pantai juga hanya ada penjual topi pantai dan kacamata. Kalau mau bawa paling seafood atau oleh2 khas daerah Wonosari seperti Gatot&Tiwul atau belalang goreng, tapi saya sih belum pernah bawa oleh-oleh dari sana😀

    1. Udah lama Mba..November 2009 wkwkwk:D ..Karangnya Sundak? iyaa..ini sore Mba jam 4, pas surut bgt airnya..Karang2 di Sadranan juga nggak ky kemaren pas kita ke sana lho..

      1. Ohh, iya deng kayanya dulu aku juga pernah ke Sundak jam segituan pas karang2nya nonjol gt. hahaha.. Kalo Sadranan emang paling enak pagi sama sore ya. Duuh.. kemaren kurang lama di sadranannya nihh >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s