[KulinerJogja] Heritage Cafe

Apakah Anda salah satu pecinta tempe? Atau malah termasuk yang udah bosen gara-gara keseringan makan tempe? Maklum ya, tempe memang makanan yang sangat  sering dijumpai di menu sehari-hari karena mudah didapat, bisa diolah menjadi berbagai macam masakan dan harganya tak mahal. Sepertinya tempe juga jadi bahan favorit para ibu rumah tangga kala memasak karena selain banyak kandungan gizinya, cita rasa fermentasi biji kedelai ini memang enak.

Namun kalau Anda di Jogja, sedang bosan dengan tempe yang hanya digoreng, dibacem atau dioseng, Anda bisa coba menu tempe di Heritage Cafe & Gallery. Tempat ini menjadikan tempe sebagai bahan utama sebagian besar menunya. Tempenya diolah secara istimewa menjadi olahan yang nggak monoton. Asiknya lagi, selain tempat makan, Heritage juga merupakan basecamp Jogja Heritage Society(JHS), lembaga nonprofit yang bergerak dibidang pelestarian pusaka. Di sini bisa sekalian lihat-lihat batik, beli kaos merchandise Heritage, atau baca-baca berbagai buku di rak yang tersedia. Ada jasa ramal tarot juga setiap Senin malam.

Saat itu saya bareng Nunagallo, My Bestfriend *Thank You Sweety :-)*,  sengaja datang ke lokasi Heritage Cafe & Gallery di Jalan Surokasan no 24, Tamansiswa meskipun kami (jelas-jelas) nggak familier sama lokasinya. Sudah bermodal GPS dan google map sih tapi kami tetep aja pakai nyasar lantaran bingung mana timur mana barat hehehehe. Dan seperti kata pepatah “kalau sudah sesat di jalan jangan malu bertanya” maka bertanyalah kami pada Mas2 yang akhirnya malah mengusulkan diri mau nganter karena dia juga mau jalan ke arah yang sama *Well, kayaknya dia desperate karena udah njelasin tapi kami nggak ngerti juga wkwkwk*

Dengan pencerahan dari Mas2 tadi akhirnya sampailah kami di TKP dan langsung pilih tempat duduk. Cafe ini bentuknya rumah dimana teras, ruang tamu dan ruang tengahnya dijadikan spot untuk makan. Waktu kami datang ada available spot dengan 2 kursi di teras tapi kami rasa mejanya terlalu kecil. Oleh waiter kami di kasih alternatif tempat di ruang tengah yang mejanya besar dan kursinya ada delapan. *Udah kaya meja meeting gitu, padahal kami kan cuma datang berdua*. Alhasil kami balik dan milih meja yang di teras.

Waiternya juga rada-rada nggemesin nih, pas ditanya soal menu yang kami nggak ngerti dia jawabnya “wah saya lupa Mba”  * Hadeeh -.-* tapi berhubung ganteng kami orangya santai jadi dimaapkan😀 . Selanjutnya kami pesen menu yang ngerti2 aja deh.

Ice Chocolate

Ice Chocolate, nunagallo punya.

Ice Coffee Caramel

Coffee caramel pesanan saya, kopi hitam tanpa ampas (sepertinya) dengan gula karamel. Rasanya? Enak kok, cuman rasa ‘asam’ kopinya kerasa banget *Yang biasa minum kopi hitam mungkin tahu rasa asem yang saya maksud*. Kopi begini saya rasa enaknya diminum panas.

Kalau menu makanannya macem-macem dan seperti yang saya utarakan di awal, semua berbahan dasar tempe.

Nugget Tempe Ayam 6k

Rasa tempe di nuggetnya sangat terasa, hampir menutupi rasa ayamnya. Selain ayam ada pilihan nugget tempe jamur dan nugget tempe keju

Tempe Melek 5k

Tempe melek ini seperti tempe tipis goreng tepung biasa, tapi rasanya pedaaas, bikin melek. Enak dan chrispy.

Steak Tempe 11k

Steak dengan bahan baku tempe, disajikan dengan brown sauce dilengkapi kentang goreng dan sayuran.

Tempe Cordon Bleu 12k

Cordon Bleu merupakan menu western biasanya berbahan daging ayam, daging sapi dan keju dilumuri tepung roti terus digoreng. Di Heritage tentu saja disulap jadi Tempe Cordon Bleu. Disajikan chrispy dengan mashed potato dan sayuran. Mashed potatonya yummy! lembut dan nggak hambar, sausnya gurih.

Selain menu tadi, ada juga menu inovatif lainnya seperti  Chrispy sandwich tempe, Spaghetti bola tempe, Sup bakso tempe, Macaroni tempe schotel, dll. Buat pecinta tempe atau buat yang sekadar ingin mencicipi olahan tempe yang berbeda, cafe ini bisa dijadikan alternatif. Dan meski diolah secara istimewa, harganya masih harga sewajarnya tempe kok.😀 Suasananya juga nyaman, meski bagi saya kurang pencahayaan di teras.

Dan biar nggak senasib sama kami yang nyasar, kalau mau ke sini cari dan susuri jalan Tamansiswa sampai ketemu Lembaga Permasyarakatan(LP) Wirogunan, lalu ke Selatan dikit ada Jalan Surokasan *harus tahu mana selatan mana utara yaa?!*, nah masuk jalan tsb terus cari deh banner Heritage Cafe.

.:: Auf Wiedersehen

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s