Kau Masih Seperti Hujan

Kau masih seperti hujan bagiku..Datang dan pergi sesukamu. Kau pernah datang berlama-lama tapi kau juga sering datang sebentar lalu pergi….

Kadang kau seperti mau datang, lalu aku pun mengharapkanmu untuk datang, tapi ternyata kau tak datang.

Kadang kau seperti mau datang, lalu aku mengharapkanmu datang dan kemudian kau benar-benar datang.

Dan kau memang seperti hujan, banyak yang menyukaimu..banyak. Beberapa mengatakan padaku akan kekaguman mereka padamu. Aku pun begitu, mengagumimu..Kau memberikan aroma yang menyenangkan, kau menemaniku memikirkan banyak hal, kau mengajakku membuat harapan-harapan baru.

Namun kau hujan, kau dingin..dan saat aku lebih memilh untuk menerima dinginmu, mereka akan menyuruhku berhenti dan menghindarimu..

Aku tidak peduli, kaulah hujan yang selalu kuinginkan..

Aku selalu menikmati kebersamaan denganmu, karena aku tidak pernah tau kapan kau akan benar-benar datang dan kapan kau akan benar-benar pergi. . dan ketika tiba saatnya nanti kau pergi lama, aku hanya perlu bersabar karena kau pasti akan datang lagi di penghujan berikutnya..

(19 Desember 2012)

(19 Desember 2012)

Kau seperti hujan, yang tak pernah bisa aku genggam….

Kau seperti hujan, yang kepergiannya tak pernah aku relakan…..

 

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s