Pergelaran Sendratari “Prahara Cinta Tangkuban Perahu” [part 2]

Tulisan ini adalah lanjutan dari postingan saya sebelumnya. Nggak usah banyak pengantar deh ya, langsung aja ke kisah lanjutannya…

…Sangkuriang kemudian menyerahkan hati si Tumang pada Ibunya. Dayang Sumbi yang tidak melihat keberadaan si Tumang, akhirnya menanyakannya pada Sangkuriang. Sangkuriang akhirnya mengaku bahwa ia telah membunuh si Tumang, bahwa hati yang ia serahkan pada ibunya adalah hati si Tumang. Dayang Sumbi sangat terkejut, marah bercampur sedih sad leafkarena Sangkuriang telah membunuh si Tumang yang sebenarnya adalah ayah dari Sangkuriang. Saking marahnya, ia memukul kepala Sangkuriang keras-keras dengan “centhong” alias sendok nasi dari batok kelapa hingga membuat luka di kepala Sangkuriang. Dayang Sumbi juga mengusirnya dari rumah. Sangkuriang pun pergi meninggalkan ibunya.

Namun Dayang Sumbi lalu menyesal telah mengusir anaknya. Ia sangat ingin anaknya kembali. Ia ingin kelak bisa bertemu kembali dengan Sangkuriang. Karena itu Dayang Sumbi memohon pada Dewi agar dianugrahi awet muda. Dewi pun mengabulkannya.

Dewi menganugrahi awet muda pada Dayang Sumbi

Dewi menganugrahi awet muda pada Dayang Sumbi

Beberapa tahun kemudian…

Dayang Sumbi & Ciya mau mandi

Dayang Sumbi & Ciya waktu mau mandi

Ketika Dayang Sumbi sedang mandi bersama Ciya(yep! karakter pembangkit tawa yang genit itu:-D), ada seorang pemuda tampan yang melihat keelokan parasnya (kalau melihat dia sedang mandi ntar malah jadi kisah Jaka tarub). Pemuda itu pun jatuh cintain love leafdan cintanya tak bertepuk sebelah tangan karena Dayang Sumbi pun menaruh hati padanyalove kiss leaf. Lalu mereka jadian..*Yeee! Makan2! PJJ* Ketika sedang pacaran, Dayang Sumbi mengelus-elus kepala Sangkuriang yang sedang tiduran di pangkuannya. Betapa terkejutnya Dayang Sumbi saat melihat bekas luka yang sangat ia kenali di kepala Sangkuriang. Bekas luka ciptaan centhong yang ia pukulkan keras-keras ke kepala anaknya berlahun-tahun lalu.

Dayang Sumbi & Sangkuriang lagi pacaran

Dayang Sumbi & Sangkuriang lagi pacaran

Dayang Sumbi lalu membuang rasa cintanya jauh-jauh pada pemuda yang ternyata adalah Sangkuriang, anaknya sendiri. Namun tidak begitu dengan Sangkuriang, ia bersikeras ingin menikahi Dayang Sumbi. Dayang Sumbi berpikir keras mencari jalan agar niat Sangkuriang itu tidak terlaksana. Ia lalu berkata pada Sangkuriang bahwa ia mau dinikahi dengan syarat. Syarat yang menurutnya mustahil untuk dapat dipenuhi Sangkuriang yaitu meminta Sangkuriang membuatkan 1000 candi (emangnya Roro Jonggrang??), membuatkan bendungan dan sebuah perahu untuk berlayar di atasnya dan semua itu harus jadi dalam waktu satu malam. Karena cintanya yang amat sangat pada Dayang Sumbi, Sangkuriang pun menyanggupinya. Ia mengerahkan segala kekuatannya untuk membuat bendungan dan perahu, termasuk kekuatan untuk memanggil para jin untuk membantunya bekerja.

Sangkuriang memanggil para jin

Sangkuriang memanggil para jin

Atas bantuan banyak jin, perahu permintaan Dayang Sumbi pun hampir selesai. *anggap saja bendungannya sudah selesai*

Sangkuriang & para jin membuat perahu

Sangkuriang & para jin membuat perahu

Melihat perahu yang hampir jadi sementara masih jauh dari pagi, Dayang Sumbi sangat cemas. Ia lalu meminta para dewa untuk membantunya menggagalkan usaha Sangkuriang. Permintaan itu dikabulkan, ayam pun berkokok, pagi datang lebih cepat dari biasanya.

Sangkuriang yang mendengar kokok ayam sementara perahunya nyaris sepenuhnya jadi menjadi marah. Terlebih ketika tahu bahwa pagi yang datang lebih awal itu adalah permintaan Dayang Sumbi. Sangkuriang yang penuh amarah itu lalu menendang perahu buatannya hingga tertelungkup.

Sangkuriang menendang perahu buatannya

Sangkuriang menendang perahu buatannya

Sangkuriang juga mengamuk dan menjebol bendungan yang telah ia buat, tapi akhirnya ia malah tenggelam dalam arus airnya.

Sangkuriang tenggelam

Sangkuriang tenggelam

ilustrasi gunung Tangkuban Perahu

ilustrasi gunung Tangkuban Perahu

Konon perahu yang tertelungkup karena ditendang sangkuriang itu kini menjadi gunung Tangkuban perahu di Jawa Barat.

* * * TAMAT * * *

Yak!..akhirnya dongeng saya selesai jugasweating leaf. Oya berikut ini foto tokoh utama sendratari ini. Dari kiri ke kanan: Iwin, NN(maap, nggak tahu namanyavictory sign leaf), Cia, Siska

Tokoh utama Prahara Cinta Tangkuban Perahu

Tokoh utama Prahara Cinta Tangkuban Perahu

dan inilah para pengrawit pergelaran sendratari ini, teman-teman sayalove kiss leaf. *yang ini saya tahu namanya semua tapi nggak perlu saya tuliskan deh ya, banyak banget! *

Para pengrawit - UKM Sekar USD

Para pengrawit – UKM Sekar USD

Sekali lagi saya berterimakasih pada Fransiskus Wisnu atas fotonya.

Baiklah saya cukupkan kisah tentang pentas sendratari ini. Dongeng ini saya buat sendiri secara semena-mena, jadi mungkin agak berbeda di sana-sini dengan versi yang sudah-sudah. Sebenarnya masih banyaaak yang ingin saya tuliskan tentang pergelaran ini. Saya berencana membuat postingan tentang pra-pergelaran dan behind the scene sendratari Prahara Cinta Tangkuban Perahu ini, semoga ada kesempatan.

 

.:: Auf Wiedersehenbye leaf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s