Bima Kroda Jogja

Warung Makan Bali Bukan Untuk Umum

Warung Bali bukan untuk umum. Bener-bener slogan yang merangkum semuanya dari warung makan ini. Untuk kamu-kamu yang di Jogja dan sedang ingin makan makanan khas Bali, inilah tempatnya. Namun, tempat ini memang bukan untuk umum karena menunya serba babi dan menu yang paling utama adalah Babi guling.
Warung ini berlokasi di daerah Sorowajan RT12 RW11 Banguntapan, Yogyakarta. Buka setiap hari kecuali Selasa dan yang perlu diperhatikan adalah menu babi guling hanya ada di hari Rabu dan Minggu, tapi menu-menu selain hari tersebut juga mantap lho. Ada Sate babi, nasi campur, nasi plecing, ditambah lagi ada tum dan lawar merah. Bali banget kan? Tum adalah makanan yang biasanya dibuat saat Galungan dan Kuningan. Bahan utamanya adalah daging(di Bima Kroda pakai daging babi) bisa daging ayam, sapi bisa juga dari kelapa. Tum dimasak dengan cara dipepes menggunakan daun pisang. Tum daging biasanya dicampur dengan darah. Sedangkan lawar adalah makanan khas Bali terbuat dari campuran daging cincang dan kelapa yang penuh bumbu rempah. Ada 2 jenis lawar, yaitu putih dan merah. Lawar yang ada di Bima Kroda adalah lawar merah, warna merah ini karena dicampur dengan darah babi. Dulunya saya sama sekali nggak tahu kalau warna merah itu ternyata dari darah babi, agak kaget sebenarnya tapi berhubung rasanya sangat enak, saya doyan-doyan saja😀
Menu favorit saya di warung ini adalah Nasi campur.

Nasi Campur Bima Kroda

Nasi Campur Bima Kroda (gambar diambil dari sini)

Makan nasi campur seharga 11ribu ini berasa mencicipi hampir semua menu Bima Kroda. Isinya nasi, satu tusuk sate babi(bisa request kalau mau lebih), tum, sayur kacang, kulit babi, sambal(berupa cincangan cabai dan bawang merah), lawar merah dan sup balungan babi. Tinggal tambah krupuk dan es jeruk nipis. Hmm..nyam! *nulis sambil nelen ludah*.

Daftar Menu Makanan Bima kroda

Daftar Menu Makanan Bima kroda

Daftar Menu Minuman Bima kroda

Daftar Menu Minuman Bima kroda

Ke-bali-an warung ini nggak hanya dari menunya saja tapi dari suasananya juga. Beberapa pernak-pernik warung menunjukkan ciri khas Bali. Saya melihat ada semacam hiasan Barong(CMIIW) di kasir, pohon di depan warung juga dibelit dengan kain kotak-kotak papan catur(hitam putih) khas Bali dan saya sering menjumpai orang-orang berpakaian adat Bali makan di tempat ini, mereka adalah pemeluk agama Hindu yang hendak atau usai beribadah.

Pemandangan saat saya ngantri di kasir

 

Jadi kalau ingin menemukan Bali di Jogja, tempat ini sangat recomended. Btw, agak malu mengakuinya, tapi setiap ke tempat ini saya selalu memesan nasi campur. Malah belum pernah pesen Babi guling. Hehehe..so next time kalau ke Bima Kroda lagi, saya berniat makan babi guling. Wahai para babi, tunggu saya! :-p

Auf Wiedersehen…

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s