il Mondo Pizza Jogja – Better Than Tasty

November, 26, 2012.. Minggu malam, sesudah hujan…

Seneng banget hari ini saya bisa berkesempatan keluar goa kost2an. Thanks to my partner in crime yang sudah ngajakin saya pergi. Kedatanganmu kali ini rasanya seperti malaikat yang menarik Wilma keluar dari gua batunya.. Yep! kami memang sudah beberapa kali pergi bareng. Kalau yang sudah-sudah sih kami biasanya pergi nonton pertunjukan musik atau ke gereja malem minggu tapi kali ini kami pergi di Senin senja  seputaran jam 18.00 WIB untuk makan bareng. Sesuai percakapan kami lewat SMS semalam sebelumnya, kami akan pergi  ke Italia buat makan Pizza! Tapi berhubung di deket-deket sini juga ada yg jual Pizza, maka dg terpaksa rencana kami ke Italia diCancel. (Italia mukamu jauh, Tin!)

Yang saya maksud dengan deket-deket sini adalah Jalan Cendrawasih no 21a, Demangan, Jogja dan itu merupakan alamat dari Il Mondo Pizza. Sebenernya saya memang sudah lama ingin ke tempat ini. Seingat saya, dulu saya pernah punya rencana ke sini bersama teman kost atau rekan kerja part time atau Kakak saya tapi semuanya baru sebatas rencana saja. Saya bahkan sempat browsing mencari review tentang Il Mondo dan setelah membaca review-nya saya semakin ingin mencicipi pizza di Il Mondo. Alhasil masuklah Il Mondo ke dalam list tempat makan yang ingin saya kunjungi. Dan akhirnya!! kali ini saya jadi juga mengunjungi Il Mondo bersama PIC alias Partner In Crime saya meskipun rencana baru dibuat sehari sebelumnya dan fortunatelly hujan tidak ikut menemani kepergian kita malam ini. Jadilah kami bisa pergi dengan tenang.

Keberuntungan berikutnya adalah bahwa lokasi Il Mondo tidak sulit dicari. Ini karena di sebelahnya ada warung steak WS yang cukup well-known. Jadi begitu ada review yang mengatakan bahwa il Mondo ada di timur WS Demangan saya langsung paham. Sesampainya di sana saya memilih tempat di lantai 2, sedikit terpengaruh review yang saya baca sih sebenernya. Katanya pemandangan di lantai 2 yang pinggir lebih OK, bisa melihat jalan di bawah. Ada benarnya memang tapi sayang saya gak kebagian spot itu.

Nice Spot on 2nd Floor of Il Mondo

Gak begitu masalah buat saya, kalau saya mau saya bisa membuat pemandangan di depan saya jauh lebih indah dari pemandangan manapun hehehe.. Kemudian my PIC memilih meja no 13. Tak lama kemudian pelayan datang membawakan buku menu dan kebingungan pun dimulai.

Lucky number 13

Selain Pizza Hut dan Nanamia Pizzaria, Il Mondo adalah warung pizza yang beruntung bisa saya cicipi(Halah!). Menu utamanya sama-sama tempe penyet, eh pizza!. Hanya saja kalau di PH, adonan pizzanya tebal empuk sedangkan di Nanamia dan Il Mondo pizzanya tipis chrispy crunchy. Di Il Mondo ini menunya cukup lengkap. Ada golongan Appetizer, Pasta, Pizza, Dessert, Ice n Hot Drinks, Shake Smoothie Lassy dan Juice.

Kali ini saya cuma membolak-balik menu sekilas saja karena saya sudah tau mau pesan apa. Il Mondo Di Carni! ini juga efek dari review yang banyak mengatakan kalau menu ini adalah menu unggulan Il Mondo dan konon rasanya sangat enak. Saya baca di buku menu, komposisi Di Carni ini terdiri dari Mozzarela, Tomato Sauce, Onion, Pepperoni, Smoked Chiked, Minced beef..Hmm benar-benar sesuai untuk omnivorous seperti saya😀

Beberapa menu Pizza di il Mondo

Beberapa menu minuman di il Mondo

Untuk minuman, saya agak cari aman, saya memesan Ice coffee latte meskipun banyak jenis minuman lain yang dari namanya saja sudah menantang untuk dicoba. Dalam pemikiran saya kalau makananya sudah merupakan menu coba-coba, pilih minumannya yang aman-aman saja biar menolong kalau rasa makanannya unexpected. Next, giliran my PIC yang kayaknya bingung pilih menu. Di sela-sela kebingungannya saya berharap dalam hati semoga dia memilih menu yang ringan, bukan apa-apa, soalnya (masih bersumber dari review) ukuran pizzanya ga tanggung2 dan ukuran yang tersedia memang cuma ukuran large, jadi dijamin cukup buat 2 atau 3 orang. Takut ga habis kalau pesan menu yang berlebih. Dan ternyata sesuai harapan saya, my PIC cuma memesan minuman berjudul Black Avocado. Order selesai.

Oh ya, semua pelayan ada di lantai bawah. Kalau membutuhkan pelayan, pelanggan yang ada di lantai 2 bisa menekan bel yang dipasang di salah satu dinding pilar di lantai 2. Jadi ga perlu teriak-teriak atau turun ke bawah buat memanggil pelayan. Nice Service! tapi saat itu kebetulan Mas pelayannya ada di lantai 2, saya jadi ga berkesempatan mencet bel deh *penting ya, Tin ?!*

Selama menunggu pesanan, saya ngobrol ringan dengan my PIC tentang batalnya saya nonton Breaking Dawn part 2, tentang keponakannya yang 3 tahun yang selalu mengambil banyak Nyam2 saat diajak ke supermarket, tentang Perahu Kertas, tentang apapun. Di sela-sela percakapan itu seperti biasanya saya menyempatkan jepret sana jepret sini. My PIC bilang saya sudah seperti jurnalis karena bawa kamera kemana-mana. Well, kadang kita tidak tahu akan pergi kemana, bukan? dan saya sangat senang pada tempat baru dan senang pula mengabadikannya.

Suasana hommy il Mondo Lantai 2

Sekitar 10 menit setelah buku pesanan diambil oleh pelayan, akhirnya pesanan kami datang.

Welcome, il Mondo di Carni!!

il Mondo di Carni IDR 49k

Kami tertawa menyambut kedatangan di carni. Kami tertawa karena ukurannya memang WOW! Rasanya jargon il Mondo “Better than tasty” musti ditambah kalimat “and better not to come here alone”. Beneran deh, jangan dateng sendirian buat makan pizza di sini kecuali kamu melihara Boa di perut kamu. Hari ini saya jadi merasa beruntung belum makan seharian. Saya pun mulai memakan 1 dari 8 potong di carni. Rasanya enaaak! mozarellanya krasa banget, pokoknya kuantitas toppingnya ga tanggung2. Setelah saya dan my PIC makan masing-masing 2 potong di carni, kami memutuskan rehat sejenak. Membiarkan proses kimiawi di saluran pencernaan bekerja sehingga bisa menyisakan ruang kembali di lambung kami. Sambil ngobrol, pelan2 kami menghabiskan potongan ketiga sampai akhirnya tersisa 2 potong di Carni. Kami pun rehat lagi..

The last 2 pieces

Tak lama kemudian saya mulai mengunyah lagii. Rasanya saya baru saja membuktikan kalau lapar, doyan sama rakus bedanya itu tipis😀 dan akhirnya tetep tandas juga 8 potong di Carni itu terbagi adil ke perut kami berdua.

8 pieces of il Mondo di Carni was here

Oh iya, hampir lupa ngomongin Ice Coffee Latte sama Black Avocado. Hmm, well saya agak sedikit kecewa dengan taste Ice Coffee latte-nya. Menurut saya kurang kental dan kurang terasa kopinya. Kalau rasa  Black Avocado-nya saya gak tau karena gak ikutan ngicip. Berikut ini penampakannya:

Ice Coffee Latte IDR 10k

Black Avocado IDR 12k

Overall, saya senang berkesempatan makan di Il Mondo ini..semoga next time bisa ke sini lagi..amin. Grazie mille, My Partner In Crime..🙂

Auf Wiedersehen, eh ala Itali ya?!, Ok deh..Ci vediamo……

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s